Apa Itu Revolusi Industri 4.0?

Belakangan ini banyak kalangan ramai menyebut istilah Revolusi Industri 4.0 atau Industri 4.0. Bagi masyarakat awam tentu ini merupakan istilah baru, apa yang dimaksud dengan revolusi industri? mengapa ada revolusi industri? kalau sekarang ini tahap keempat, berarti ada tahap kesatu, kedua dan ketiga? kapan itu terjadi? lalu apa bedanya masing-masing era tersebut?.Bahkan mungkin saja ada yang belum sepenuhnya memahami arti dari industri itu sendiri.

Industri dan Revolusi Industri

Sebelum beranjak membahas istilah Industri 4.0, perlu dipahami dulu apa maksud dari Industri dan Revolusi Industri itu.
Industri adalah suatu bidang yang bersifat komersial yang menggunakan keterampilan kerja serta teknologi untuk menghasilkan suatu produk dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Produk industri tidak hanya berupa barang (manufaktur) tetapi juga dalam bentuk jasa (pelayanan).
Revolusi Industri adalah perubahan radikal dalam bidang sosial ekonomi sebagai akibat penggantian alat-alat yang digerakkan oleh tangan manusia atau hewan dengan mesin dan alat yang digerakkan oleh sumber tenaga lainnya dalam proses manufaktur barang dan jasa.

Revolusi Industri 1.0 (1760-1840) – Mekanisasi

Revolusi industri yang pertama berlangsung pada akhir abad ke 18 sampai permulaan abad ke 19. Periode ini ditandai dengan munculnya mekanisasi, sebuah proses yang mengubah pondasi struktur ekonomi masyarakat dari pola agrikultur menjadi industri. Penambangan batu bara dan penemuan mesin uap menghasilkan jenis energi baru yang menjadi pendorong proses produksi. Penemuan-penemuan baru seperti ilmu tempa dan pengetahuan tentang pengolahan logam secara perlahan menjadi cetak biru kemunculan pabrik-pabrik industri pertama.

Revolusi Industri 2.0 (1870-1914) – Produksi massal

Revolusi Industri kedua terjadi sekitar satu abad setelah Revolusi Industri pertama, yaitu pada akhir abad ke 19. Periode ini ditandai dengan perkembangan teknologi sebagai akibat penemuan sumber energi baru: listrik, minyak dan gas. Imbasnya perkembangan teknologi mesin bakar untuk memanfaatkan sumber energi baru itu semakin meningkat. Lebih lanjut, industri baja mulai berkembang dan tumbuh seiring peningkatan permintaan akan baja. Bahan-bahan sintesis juga mulai diproduksi.

Penemuan telegraf dan telepon juga merevolusi cara manusia berkomunikasi. Perkembangan industri otomotif seperti penemuan mobil dan pesawat terbang juga merevolusi motode transportasi manusia.

Revolusi Industri 3.0 (1960-20??) – Komputerisasi

Pada pertengahan abad ke 20, Revolusi Industri ketiga ditandai dengan kemunculan sumber energi jenis baru yang mempunyai potensi melampaui sumber energi sebelumnya: energi nuklir. Penemuan penting pada periode revolusi industri ini adalah dibuatnya alat elektronik (yang menggunakan transistor dan mikroprosesor). Juga penemuan alat teknologi baru dan komputer.

Era baru otomatisasi proses produksi ditandai dengan inovasi-inovasi penting seperti penemuan automaton (PLC) dan robot.

Revolusi Industri 4.0 (Sekarang?)

Revolusi industri pertama menggunakan air dan uap untuk mekanisasi produksi, revolusi industri kedua menggunakan energi listrik untuk memungkinkan produksi masal, revolusi industri ketiga menggunakan alat elektronik dan teknologi informasi untuk otomatisasi produksi. Sekarang inilah saatnya kita sampai ke era Revolusi Industri keempat. Periode keempat ini dibangun diatas landasan revolusi industri ketiga.

Revolusi industri keempat ini ditandai dengan kemunculan Internet yang mana memunculkan satu fenomena baru: digitalisasi. Fenomena ini pada akhirnya memunculkan dunia baru: dunia virtual.

Teknologi digital membawa manusia ke tingkatan yang sama sekali baru dengan kemampuan interkonektivitas melalui Internet of Things (IoT), akses ke real-time data, dan sistem siber-fisik (cyber-physical system). Industri 4.0 menawarkan pendekatan yang lebih komprehensif, saling terkait dan holistik ke proses manufaktur. Menghubungkan proses fisik dengan digital dan memungkinkan kolaborasi dan akses yang lebih baik di seluruh departemen, mitra, vendor, produk, dan orang-orang.

Revolusi Industri (Sumber foto: https://commons.wikimedia.org)

Beberapa contoh teknologi di era Industri 4.0

  • Big data.
    Koleksi data yang sangat besar dan kompleks yang dapat dianalisis menggunakan komputer untuk melihat pola, trend dan asosiasi, khususnya yang terkait dengan perilaku dan interaksi manusia.
  • Robot otonom.
    Robot yang dapat berinteraksi dengan robot lainnya dan bekerja secara aman disamping manusia dan mempunyai kemampuan belajar.
  • Artificial Intelligence (AI).
    Kemampuan komputer untuk melakukan pekerjaan dan membuat keputusan seperti halnya manusia.
  • Internet of Things (IoT).
    Perangkat atau alat yang dapat berkomunikasi dan terhubung satu sama lain melalui jaringan internet.
  • Cloud Computing.
    Penggunaan server yang saling terhubung melalui internet untuk menyimpan, mengelola dan memproses informasi.
  • Machine learning.
    Kemampuan komputer untuk belajar dan meningkatkan kemampuan dirinya sendiri, dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI).

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda
Silakan masukkan nama anda